top of page

OOGENESIS

Updated: May 17

Oogenesis merupakan proses pembentukan ovum atau sel telur di dalam ovarium. Proses oogenesis ini dibagi menjadi 2 tahap yaitu tahap pembentukan ketika sebelum lahir dan setelah pubertas, dengan artian bahwa ketika di tahap sebelum lahir bayi perempuan telah membentuk sel gonad tahap awal, yaitu pembentukan sel Oogonium yang disimpan didalam folikel. Saat bayi perempuan lahir dengan memiliki 1-2 juta folikel yang mengandung oogonium, akan tetapi beriring umur bertambah menuju pubertas hanya ada 500 folikel yang siap untuk mengalami pembuahan. Ketika seorang wanita mengalami menstruasi maka 1 folikel akan melepaskan ovum yang matang, hal ini dikenal dengan ovulasi (Li & Albertini, 2021). 

Gambar 1. Bagan proses oogenesis.
Gambar 1. Bagan proses oogenesis.

Proses pembentukan ovum sebagai berikut : 

  1. Oogonium mengalami pembelahan secara mitosis menjadi Oosit primer. 

  2. Oosit primer mengalami pembelahan secara meiosis I menjadi Oosit sekunder dan badan polar. Pembelahan ini dimulai ketika wanita menginjak masa pubertas hingga menopause. 

  3.  Oosit sekunder  mengalami pembelahan secara meiosis II menjadi Ovum yang akan siap melakukan fertilisasi dan badan polar. 

Hasil dari Oogenesis adalah 3 badan polar (badan kutub) yang dihasilkan dari pembelahan badan polar primer dan Oosit sekunder, dan 1 Ovum. Badan polar tersebut akan mengalami degenerasi yang akan menjadi nutrisi bagi Ovum. 

Fakta Penting: Badan polar adalah cara sel telur untuk membuang setengah materi genetiknya tanpa kehilangan sitoplasma. Ovum membutuhkan sitoplasma yang kaya nutrisi, mitokondria, dan protein untuk mendukung kehidupan embrio pada hari-hari awal sebelum plasenta terbentuk (Urry et al., 2021).

Perbedaan Spermatogenesis dan Oogenesis

Fitur

Spermatogenesis

Oogenesis

Waktu Mulai

Pubertas

Sebelum lahir (janin)

Durasi

Berlangsung terus-menerus

Terhenti-henti (arrest)

Hasil Akhir

4 sperma fungsional

1 ovum + 3 badan polar

Siklus

Kapan saja

Bulanan (Siklus Ovarium)


Glossarium :

  • Oogenesis : Proses pembentukan ovum atau sel telur yang terjadi di dalam ovarium.

  • Ovum : Sel telur matang yang dihasilkan dari proses oogenesis dan siap untuk dibuahi oleh sperma.

  • Ovarium : Organ reproduksi wanita yang berfungsi sebagai tempat pembentukan dan pematangan sel telur.

  • Oogonium : Sel awal pembentuk ovum yang sudah terbentuk sejak bayi perempuan masih berada dalam kandungan.

  • Folikel : Struktur di dalam ovarium yang berisi dan melindungi sel telur selama proses pematangan.

  • Oosit Primer : Sel hasil pembelahan oogonium secara mitosis yang akan melanjutkan proses pembelahan meiosis.

  • Oosit Sekunder : Sel hasil pembelahan meiosis I dari oosit primer yang nantinya dapat berkembang menjadi ovum.

  • Ovulasi : Proses pelepasan ovum matang dari folikel di ovarium, biasanya terjadi saat siklus menstruasi.

  • Meiosis : Pembelahan sel yang menghasilkan sel dengan jumlah kromosom setengah dari sel induknya.

  • Badan Polar / Badan Kutub : Sel kecil hasil pembelahan oogenesis yang berfungsi membuang sebagian materi genetik dan nantinya mengalami degenerasi.


Sumber :

Urry, L. A., Cain, M. L., Wasserman, S. A., Minorsky, P. V., & Orr, R. B. 2021. Campbell Biology (12th Edition). Pearson.

Li, R., & Albertini, D. F. 2021. The Lifespan of the Human Oocyte: From Genesis to Infertility. Journal of Assisted Reproduction and Genetics, 38(5).

Comments


  • Twitter
  • Instagram
  • Facebook

© 2025

bottom of page